2016/07/08

Pengertian Rukun Iman Dan Rukun Islam

Pengertian Rukun Iman Dan Rukun Islam

Pengertian Rukun Iman Dan Rukun Islam

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Sahabat Muslim Rukun Iman Dan Rukun Islam mungkin semua orang khusus nya orang islam sudah banyak yang mengenal nya di karenakan Rukun Iman Dan Rukun Islam adalah pilar penting dalam ajaran islam namun ada baiknya kita lebih mengetahuinya secara dalam untuk memperkokoh keimanan kita kepada Allah سبحانه وتعالى dan mengenal apa itu rukun iman dan apa itu rukun islam  serta dalil dalil yang menjelaskan dan di bawah ini adalah penjelasan nya :

 Dalil tentang Rukun Iman Dan Rukun Islam
Adapun dalil yang menerangkan tentang Rukun Iman Dan Rukun Islam  ini tertuang dalam sebuah hadis yang terkenal dengan hadis jibril yaitu hadis yang menerangkan tentang Rukun Iman Dan Rukun Islam serta ihsan Disebut “hadis Jibril”, karena hadis ini di bawa langsung oleh malakat jibril dengan menjelma menjadi manusia  yang bisa di lihat bukan saja oleh Rasulullah ﷺ sendiri tetapi juga oleh para sahabat yang sedang hadir bersama Rasulullah ﷺ.ketika itu  Adapun  kedudukan hadis ini adalah adalah Shahih. g dan berikut ini hadist nya

 شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ, لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ, حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم, فأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ, وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ, وَ قَالَ : يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِسْلاَمِ, فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم : اَلإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَإِ لَهَ إِلاَّ اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ, وَتُقِيْمُ الصَّلاَةَ, وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ, وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ, وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً. قَالَ : صَدَقْتُ. فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْئَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِيْمَانِ, قَالَ : أَنْ بِاللهِ, وَمَلاَئِكَتِهِ, وَكُتُبِهِ, وَرُسُلِهِ, وَالْيَوْمِ الآخِرِ, وَ تُؤْمِنَ بِالْقَدْرِ خَيْرِهِ وَ شَرِّهِ. قَالَ : صَدَقْتَ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِحْسَانِ, قَالَ : أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ السَّاعَةِ قَالَ : مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ : فَأَخْبِرْنِيْ عَنْ أَمَارَاتِهَا, قَالَ : أَنْ تَلِدَ الأَمَةُ رَبَّتَهَا, وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِيْ الْبُنْيَانِ, ثم اَنْطَلَقَ, فَلَبِثْتُ مَلِيًّا, ثُمَّ قَالَ : يَا عُمَرُ, أَتَدْرِيْ مَنِ السَّائِل؟ قُلْتُ : اللهُ وَ رَسُوْلُهُ أَعْلَمُ. قَالَ : فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Umar bin Khaththab Radhiyallahu anhu berkata :
Suatu ketika, kami (para sahabat) duduk di dekat Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki mengenakan pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya. Ia segera duduk di hadapan Nabi, lalu lututnya disandarkan kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi, kemudian ia berkata : “Hai, Muhammad! Beritahukan kepadaku tentang Islam.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Islam adalah, engkau bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau menunaikan haji ke Baitullah, jika engkau telah mampu melakukannya,” lelaki itu berkata,”Engkau benar,” maka kami heran, ia yang bertanya ia pula yang membenarkannya.
Kemudian ia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang Iman”.
Nabi menjawab,”Iman adalah, engkau beriman kepada Allah; malaikatNya; kitab-kitabNya; para RasulNya; hari Akhir, dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk,” ia berkata, “Engkau benar.”
Dia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang ihsan”.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Kalaupun engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu.”
Lelaki itu berkata lagi : “Beritahukan kepadaku kapan terjadi Kiamat?”
Nabi menjawab,”Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya.”
Dia pun bertanya lagi : “Beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!”
Nabi menjawab,”Jika seorang budak wanita telah melahirkan tuannya; jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta pengembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi.”
Kemudian lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam, sehingga Nabi bertanya kepadaku : “Wahai, Umar! Tahukah engkau, siapa yang bertanya tadi?”
Aku menjawab,”Allah dan RasulNya lebih mengetahui,” Beliau bersabda,”Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian.
” [HR Muslim, no. 8]

Penjelasan Hadis Jibril

Setelah kita menyimak hadis di atas maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa Setidak nya ada 4 hal yang terkandung dalam hadis di atas yaitu tentang Rukun Iman Dan Rukun Islam  serta Ihsan dan Tentang tanda tanda hari akhir atau kiamat ,namun yang akan saya jelaskan sesuai dengan pembahasan ialah hanya Rukun Iman Dan Rukun Islam dan berikutpenjelasannya

Rukun Iman
  1.  Iman kepada Allah (  لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ  )
  2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah
  3. Iman kepada Kitab-kitab Allah
  4.  Iman kepada Rasul-rasul Allah
  5.  Iman kepada Hari Akhir
  6. Iman kepada Qada dan Qadar, yaitu takdir yang baik dan buruk
Penjelasan Rukun Iman

1.Iman kepada Allah
Iman kepada Allah ialah meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah سبحانه وتعالى yang telah menciptakan semua makhluk baik di bumi maupun di langit yang maha kuasa atas segala makhluk nya
 إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ
Sesugguhnya Tuhan kalian, yaitu Allah, Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari, kemudian Dia beristiwa di atas Arsy. (QS. al-A’raf: 54).
2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah :
kita harus meyakini bahwasannya Allah telah menciptakan makhluk dari cahaya bernama Malaikat yang memiliki tugas nya masing masing sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh Allah  . untuk mengetahui tentang malaikat baca Nama - nama Malaikat dan Tugasnya

3.  Iman kepada Kitab-kitab Allah :
Selain Al Quran sebagai kitab suci umat islam sekaligus pedoman hidup kita juga harus yakin bahwa Allah سبحانه وتعالى telah menurunkan kitab kitab lain yang di berikan kepada para Nabi dan Rasul nya seperti zabur injil dan taurat hal ini di terangkan dalam Surat Al-Baqarah Ayat 4

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ
dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

4. Iman kepada Rasul-rasul Allah
Selain Nabi Muhammad Saw sebagai nabi dan rasul yang kita cintai kita juga harus beriman bahwa Sebelumnya Allah telah mengutus nabi dan rasul yang diberi wahyu oleh Allah سبحانه وتعالى dan ditugaskan untuk menyampaikan pesan atau wahyu tersebut kepada hamba-hambanya hal ini di terangkan dalam sebuah ayat dalam Al Quran  sebagai berikut

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِّن قَبْلِكَ مِنْهُم مَّن قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُم مَّن لَّمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَنْ يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ فَإِذَا جَاء أَمْرُ اللَّهِ قُضِيَ بِالْحَقِّ وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْمُبْطِلُونَ ﴿٧٨

Artinya : “Dan Sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu.” (QS. Ghafir : 78)

5. Iman kepada Hari Akhir : meyakini bahwa alam semesta serta isi nya akan berakhir Adapun kita sebagai umat muslim harus percaya bahwa urusan setelah dunia ini hancur beserta dengan semua isinya akan di bangkitkan kembali semua umat manusia di dalam kubur, lalu dikumpulkannya lagi di padang mahsyar, kemudian di hitungnya semua alam perbuatan manusia di dunia (Hisab)
6.  Iman kepada Qada dan Qadar, yaitu takdir yang baik dan buruk : Rukun Iman yang terakhir adalah mempercayi dengan adanya Qadha dan Qadar, Qadha sendiri mempunyai pengertian kehendak atau ketetapan hukum Alloh terhadap segala sesuatu.. Sedangkan Qadar adalh ukuran atau ketentuan Alloh SWT terhadap segala sesuatu.

Rukun islam
  1. Syahadat:
  2. Shalat
  3. Zakat
  4. Berpuasa pada bulan Ramadhan
  5. Mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya

Penjelasan tentang Rukun Islam

1. Syahadat: : Yaitu mengucapkan 2 kalimat syahadat sebagai sarat pertama untuk menjadikan orang beragama islam  dan berikut kalimat syahadat

أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله

    Asyhadu an-laa ilaaha illallaah Wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah
    Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah rasul (utusan) Allah.

2. Shalat : mendirikan / menunaikan  Shalat wajib 5 waktu yaitu Shalat Subuh, Shalat Dhuhur, Shalat Asyar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya.
3. Zakat : sebagai seorang muslim kita di wajibkan untuk membayar zakat sebagai pelaksanaan rukun islam yang ketiga adapun zakat yang wajib ialah zakat firah yaitu zakat setelah kita puasa ramadhan sebesar satu sha' (1 sha'=4 mud, 1 mud=675 gr) atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.7 kg makanan pokok ada adapun zakat yang lain adalah  zakat mal atau zakat harta jika kita telah memenuhi nissab , zakat penghasilan  4.Berpuasa pada bulan Ramadhan:sebagai seorang muslim kita di wajibkan berpuasa pada bulan ramadhan sebulan penuh dengan syarat dan ketentuan yang telah di syaratkan dalam syariat islam
5. Mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannyadan rukun islam yang ke lima ialah kita berkewajiban untuk berangkat haji ke baitullah khusu bagi mereka yang mampu baik mampu secara material maupun mampu secara kondisi
Demikian sahabat muslim artikel tentang Pengertian Rukun Iman Dan Rukun Islam  terima kasih atas kunjungan nya dan jika terjadi kesalahan saya persilahkan untuk berkomentar dalam kolom yang telah saya tersedia
Wallahu A'lam Bishawab




0 komentar:

Posting Komentar