Tampilkan posting dengan label sunah. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label sunah. Tampilkan semua posting

2016/09/06

Shalat Sunnah Rawatib

Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang sangat di anjurkan oleh Rasulullah ﷺ karena salah satu keutamaan shalat rawatib ialah untuk menutupi kekurangan  shalat fardu kita baik dari khusu maupun bacaan saat kita mengerjakan sholat fardu , selain itu tentu saja untuk menambah amal ibadah kita kepada Allah ﷻ ,
Waktu mengerjakan nya  yaitu sebelum dan sesudah shalat fardu bila kita mengerjakan sebelum shalat fardu di namakan  qabliyah, sedangkan yang dilakukan sesudahnya disebut sholat ba'diyah
Shalat sunnah rawatib terbagi menjadi 2 bagian yaitu  sunnah muakkad dan  ghairu muakkad ada pun yang di maksud dengan Shalat sunnah  muakkad adalah shalat sunnah yang jarang sekali di tinggalkan oleh Rassullulah dan sangat di anjurkan sedangkan Salat sunat ghairu muakkad ialah shalat sunnah yang tidak dikuatkan kadang dikerjakan Rasulullah ﷺ dan kadang tidak dikerjakan

Adapun dalilnya sesuai dengan Sabda Rasulullah ﷺ yang artinya

Tidaklah seorang muslim mengerjakan shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat shalat sunnah karena Allah, kecuali Allah akan membangunkan sebuah rumah baginya di Surga atau di bangunkan baginya sebuah rumah di Surga” [HR. Muslim no. 728]
Ada pun pembagian nya adalah sebagai berikut:
Sholat sunnah rawatib muakkad
  1. 2 rakaat sebelum shalat Shubuh (Qobliyah Shubuh). 
  2. 2 rakaat sebelum shalat Dzuhur (Qobliyah Dzuhur).
  3. 2  rakaat sesudah shalat Dzuhur (Ba’diyah Dzuhur).
  4. 2 rakaat sesudah shalat Maghrib (Ba’diyah Maghrib).
  5. 2 rakaat sesudah shalat Isya (Ba’diyah Isya).
Shalat Rawatib yang Ghoiru Mu’akkad ialah
  1. 2 rakaat sebelum Sholat Zuhur.
  2. 2 rakaat sesudah Sholat Zuhur.
  3. 4 rakaat sebelum Sholat Ashar.
  4. 2 rakaat sebelum Sholat Magrib.
  5. 2  rakaat sebelum Sholat Isya.
adapun cara mengerjakan nya tak jauh berbeda dengan shalat biasa kecuali 4 rakaat sebelum Shalat Ashar. kita bisa mengerjakannya dengan 2 rakat satu salam di tambah  2 rakaat lagi ada juga yang membolehkan langsung 4 rakaat namun tanpa tahiyatul awal
sedangkan Sebelum maghrib dan sebelum isya, maka kita boleh mengerjakan shalat sunnah dengan dalil umum: yaitu

Dari Abdullah bin Mughaffal Al Muzani dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Di antara setiap dua adzan (azan dan iqamah) itu ada shalat (sunnah).” Beliau mengulanginya hingga tiga kali. Dan pada kali yang ketiga beliau bersabda, “Bagi siapa saja yang mau mengerjakannya.” (HR. Al-Bukhari no. 588 dan Muslim no. 1384)

sedangkan untuk shalat sunnah setelah subuh dan ashar, maka tidak ada shalat sunnah karena itu termasuk waktu yang terlarang untuk shalat
Demikian penjelasan mengenai Shalat Sunnah Rawatib sobat juga bisa baca macam macam shalat sunnah


Macam Macam Shalat Sunnah

Shalat sunnah adalah shalat yang di kerjakan selain shalat wajib yang lima waktu sesuai dengan namanya yaitu sunnah yang berarti  yaitu sebuah anjuran untuk mengerjakan yang sifatnya tidak jazm (pasti), yang berarti apabila dikerjakan mendapat pahala, namun apabila ditinggalkan tidak berdosa., adapun macam macam  shalat sunnah itu cukup banyak seperti shalat rawatib shalat tahajud dls, yang akan saya bahas di bawah ini 
Macam Macam Shalat Sunnah

Macam Macam Shalat Sunnah

1. Shalat sunnah rawatib
Shalat Sunnah Rowatib adalah shalat sunnah yang waktu pelaksanaannya  mengiringi shalat wajib  lima waktu. Shalat tersebut dilakukan sebelum atau sesudah shalat fardu.Sholat Sunnat Rawatib yang dikerjakan sebelum sholat fardu disebut rawatib qobliyah, sedangkan Sholat Sunat Rawatib yang dikerjakan sesudah sholat wajib disebut shalat sunnah rawatib bakdiyah
Adapun dalilnya sesuai dengan Sabda Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya

“Tidaklah seorang muslim mengerjakan shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat shalat sunnah karena Allah, kecuali Allah akan membangunkan sebuah rumah baginya di Surga atau di bangunkan baginya sebuah rumah di Surga” [HR. Muslim no. 728]

"Dari Abdullah bin Mughaffal radhiallahu anhu , ia berkata: "Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasalam , ‘Di antara dua adzan itu ada shalat, di antara dua adzan itu ada shalat, di antara dua adzan itu ada shalat. Kemudian pada ucapannya yang ketiga beliau menambahkan: ‘bagi yang mau". (Muttafaq ‘alaih)"

Adapun Rinciannya sebagai berikut:
  1. Sholat empat rakaat sebelum shalat dzuhur dan dua rakaat setelahnya
  2. dua rakaat setelah shalat maghrib
  3.  dua rakaat setelah shalat isya 
  4.  dua rakaat sebelum shalat subuh.
2. Shalat sunnah dhuha 

Shalat sunnah dhuha adalah shalat sunnah yang di kerjakan di pagi hari atau waktu dhuha sekitar jam 07 sampai menjelang dhuhur sekitar jam 11.00 Waktu terbaik adalah dengan mengakhirkan sampai waktu agak siang (panas). Kira-kira antara jam 8 sampai jam 10. Hukum salat Duha adalah sunnah muakkad. Jumlah rakaatnya paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat, adapun salah satu dalilnya adalah sebagai berikut
"Siapapun yang melaksanakan salat duha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (H.R Tirmidzi)
setelah shalat dhuha kita di anjurkan berdoa adapun doa nya baca doa setelah sholat dhuha
3. Shalat sunnah tahajud 

Sholat sunnah  Tahajud adalah shalat malam yang di kerjakan di malam hari dengan syarat sudah tidur di malam hari walau hanya sebentar saja karena jika tidak tidur bukan di katakan Sholat Tahajud tapi tercatat sebagai shalat sunnah biasa karena  para ulama membagi shalat malam itu menjadi dua, yaitu Qiyamullail dan Tahajjud, Qiyamullail lebih umum dari Tahajjud, Qiyamullail adalah shalat malam boleh tidur dulu atau tidak tidur dahulu, namun Tahajjud adalah harus tidur terlebih dahulu.
adapun dalil mengenai shalat tahajud adalah sebagai berikut

Firman Allah SWT yang artinya :


Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji” (QS. Al Isra 79)
Untuk jumlah rakaat sholat tahajud  minimal dikerjakan sebanyak dua rakaat, sementara maksimalnya ada yang mengetakan 12 ada juga tanpa batas namun yang sering di lakukan  Rasullulah adalah 8 rakaat di tambar witir 3 rakaat adapun materi lengkapnya baca tata cara sholat tahajud

4. Shalat sunnah hajat

Shalat sunnah  Hajat adalah shalat sunat yang dikerjakan karena seseorang mempunyai maksud atau keperluan dan berharap Allah SWT mengabulkannya. Hajat atau keperluan ini ada yang kepada Allah SWT
Shalat Hajat, ditetapkan atau disyariatkan bagi  yang sedang memiliki kebutuhan atau permasalahan. Dan tentunya, ini lebih khusus  dibandingkan dengan shalat-shalat lain dan memiliki suatu keistimewaan sendiri dari Allah dan Rasulullah saw karena mengikuti sunah rosul
sholat hajat sebenarnya gak jauh berbeda dengan sholat umumnya dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 raka’at dengan salam setiap 2 rakaat. Shalat ini dapat dilakukan kapan saja asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan
untuk lebih lengkapnya baca Tata cara dan doa sholat hajat

5. Shalat sunnat taubat 
adalah shalat sunnah yang di lakukan setelah kita melakukan sebuah kesalahan atau dosa baik itu dosa kecil maupun dosa besar dengan catatan kita berniat tidak akan mengulanginya lagi Shalat sunnat taubat hukumnya adalah sunnat Mu’akkad. Maksudnya yaitu sunnat yang sangat di anjurkan oleh Rosulluloh Saw apa lagi jika kita telah berbuat dosa atau pun maksiat maka kita di anjurkan untuk melakukan sholat taubat ,Seperti yang telah di jelaskan  di dalam sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya  :


6.shalat sunnah tarawih
Shalat Sunnah Tarawih  ialah  merupakan shalat sunnah yg dikerjakan di malam hari setelah Shalat Isya  atau  biasa di sebut dengan kiyamul lail ( tahajud ) jika di kerjakan di bulan selain romadhan dan di katakan sholat tarawih atau sering di sebut Qiyam Ramadhan‘ bila di kerjakan pada bulan  Ramadhan jadi  istilah Shalat Tarawih, pada hakekatnya adalah Qiyamul Lail (yang biasa kita sebut sebagai Shalat Tahajud), yang waktu pelaksanaannya dikerjakan di bulan Ramadhan. perbedaannya bila sholat tahajud ada persyaratan khusus yaitu kita di wajibkan untuk tidur di malam hari walaupun hanya semenit atau sebentar saja sementara untuk tarawih tidak ada keharusan untuk tidur  

Jumlah rokaat shalat tarawih
Terjadinya perbedaan pendapat di antara para ulama terkait jumlah shalat Tarawih tidak bisa dilepaskan dari perbedaan persepsi dalam menafsirkan hadis yang dijadikan acuan disyariatkannya shalat Tarawih.
Adapun rakaat Tarawih yang dilakukan pada waktu Nabi saw masih hidup masih dipertentangkan para ulama. Ada yang mengatakan 11 rakaat dan ada yang 23 rakaat, ada yang 39 rakaat
adapun penjelasan lengkapnya baca tata cara shooat tarawih

7. Shalat istikharah
Shalat istikharah adalah sholat sunah yang mana shalat ini di kerjakan di saat kita memohon petunjuk atau di saat kita mempunyai banyak pilihan dengan memohon  kepada Allah agar Dia berkenan memberikan hidayah serta petunjuk nya  menuju kepada kebaikan atau pilihan yang terbaik langsung dari Allah SWT  Bukan hanya sekedar itu  kita mengerjakan Sholat istikharah di saat hati kita mantap dengan apa yang ada di hati kita tentang apa yang akan kita kerjakan namun kita tetap memohon petunjuk kepada Allah di karena kan keputusan manusia belum tentu benar sementara keputusan Allah mutlak benar adanya
 

8.Shalat sunnah taubat
Shalat sunnat taubat adalah shalat sunnah yang di lakukan setelah kita terlanjur melakukan sebuah kesalahan atau dosa baik itu dosa kecil maupun dosa besar di sengaja atau tidak di sengaja dengan catatan kita berniat tidak akan mengulanginya lagi
Tata cara shalat sunnah taubat tak jauh berbeda dengan shalat pada umumnya yaitu di awali dengan takbirotul ihrom dan di akhiri dengan salam sementara jumlah rokaat nya 2 sampai enam rokaat dengan satu kali salam dalam 2 rokaat yang membedakannya hanya niat nya saja sementara waktu nya bebas kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk shalat dan alangkah baiknya di kerjakan di saat malam hari seperti setelah sholat isya agar lebih khusu dalam mengerjakan nya

9. Shalat sunnah tahuyatul masjid
Orang yang masuk masjid disunatkan melakukan salat dua raka’at, sebelum duduk, sebagai penghormatan (tahiyat) masjid, sesuai hadits Nabi:” jika seseorang diantara kamu datang ke masjid, maka hendaklah ia melakukan shalat dua raka’at.’’ Tatapi, jika ia masuk ketika shalat jama’ah akan dimulai, ia tidak di tuntut lagi melakukannya. Lagipula, penghormatan terhadap masjid itu telah tercapai dengan melekukan shalat wajib tersebut

2016/08/28

Niat Puasa Senin Kamis

Niat Puasa Senin Kamis
Puasa senin kamis adalah puasa sunnah yang sangat di anjurkan Oleh Nabi Muhammad  ﷺ karena puasa ini adalah puasa yang sering di lakukan oleh Nabi sebagai mana yang
tertuang dalam sebuah hadist yang artinya :
Dari Abi Hurairahadari Rasulullah n bersabda : "Seluruh amal diangkat pada hari Senin dan Kamis,  maka aku lebih menyukai saat diangkat amal tersebut dalam keadaan berpuasa." (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Nasa’I dan lainnya)
Bahwasanya Rasulullah  sering melakukan berpuasa pada hari senin dan kamis adapun alasannya karena hari dan kamis adalah hari di mana segala amal perbuatan manusia pada hari senin dan kamis di periksa oleh malaikat , ini artinya saat kita berpuasa pada hari senin atau kamis kondisi kita sedang beramal baik yaitu sedang berpuasa sehingga saat di periksa amalan kita tercatat bahwa kita sedang berpuasa , secara logika kita bisa mengibaratkan sedang bekerja di tempat pekerjaan kita tiba tiba bos kita datang dan memeriksa seluruh karyawan nya termasuk kita dan saat atasan kita melihat kita , si bos melihat kita sedang bekerja dengan baik dan serius apa kesan si bos ? tentunya si bos akan senang karena memiliki karyawan yang bekerja dengan baik nah seperti itulah ibaratnya puasa senin kamis 

Sahabat muslim sebagai orang yang beriman  mari kita hidupkan kembali amalan sunnah yang memang telah di ajarkan oleh baginda kita yaitu sayidina Muhamnad  ﷺ salah satunya ialah dengan puasa senin kamis dan tentunya di sertai dengan  amalan amalan sunnah yang lainnya seperti puasa sunnah yang lainnya karena banyak sekali puasa sunnah selain puasa senin kamis dan sobat bisa membacanya yaitu macam macam puasa sunnah  yang mana semua itu telah di ajarkan oleh Rasulullah  ﷺ  di dalam islam serta amalan lainnya seperti shalat sunnah sedekah dls sebagai bekal kita di alam keabadian yaitu Akhirat kelak karena toh kita hidup di dunia ini hanya lah sebentar saja 
Adapun Niat Puasa Senin Kamis adalah sebagai berikut   

Niat Puasa Senin Kamis
 
Niat Puasa Senin


    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

“NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAII SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA”
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari senin karena Allah Ta’ala.“

Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA”
Artinya: “Aku
berniat puasa sunnah hari kamis karena Allah Ta’ala.

Demikian penjelasan mengenai Niat Puasa Senin Kamis semoga kita bisa berupaya untuk menjalankan setiap amalan sunnah terlebih yang wajib tentunya yang telah di ajarkan oleh Rasulullah  ﷺ  dengan mengharapkan ridho  Allah Swt dan menjadikan kita insan yang lebih baik beriman dan bertaqwa amin ya robal alamin



2016/05/27

Tata cara shalat tarawih

Tata Cara Shalat Tarawih

Tata cara shalat tarawih
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Cara Shalat Tarawih – Sahabat muslim Setelah seharian kita berpuasa maka hendaklah kita sempurnakan puasa atau saum kita dengan 11 rakaat shalat sunnah (20.21 23 rakaat sesuai yang kita yakini ) yaitu shalat Qiyamul lail atau yang sering di sebut dengan shalat tarawih , Shalat Sunnah Tarawih  ialah  merupakan shalat sunnah yg dikerjakan di malam hari setelah Shalat Isya  atau  biasa di sebut dengan kiyamul lail ( tahajud ) jika di kerjakan di bulan selain romadhan dan di katakan sholat tarawih atau sering di sebut Qiyam Ramadhan‘ bila di kerjakan pada bulan  Ramadhan jadi  istilah Shalat Tarawih, pada hakekatnya adalah Qiyamul Lail (yang biasa kita sebut sebagai Shalat Tahajud), yang waktu pelaksanaannya dikerjakan di bulan Ramadhan. perbedaannya bila sholat tahajud ada persyaratan khusus yaitu kita di wajibkan untuk tidur di malam hari walaupun hanya semenit atau sebentar saja sementara untuk tarawih tidak ada keharusan untuk tidur
Mengerjakan Shalat Tarawih sendiri ialah Sunnah Muakkad yang bisa di artikan Sunnah yg sangat diutamakan atau diharuskan untuk dikerjakan setiap umat Muslim di seluruh dunia karena Shalat Sunnah Tarawih bisa menjadi pelengkap puasa kita.

Jumlah rokaat sholat tarawih


Terjadinya perbedaan pendapat di antara para ulama terkait jumlah shalat Tarawih tidak bisa dilepaskan dari perbedaan persepsi dalam menafsirkan hadis yang dijadikan acuan disyariatkannya shalat Tarawih.
Adapun rakaat Tarawih yang dilakukan pada waktu Nabi saw masih hidup masih dipertentangkan para ulama. Ada yang mengatakan 11 rakaat dan ada yang 23 rakaat, ada yang 39 rakaat bahkan ada yang mengatakan tidak terbatas.

Dalil salat Tarawih dengan 11 rakaat adalah hadis riwayat Aisyah ra:

مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَزِيدُ فِى رَمَضَانَ وَلاَ فِى غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَ

Rasulullah saw tidak pernah menambah jumlah raka’at dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 raka’at.” (HR. Bukhari)
Adapu dalil tentang Shalat Tarawih 23 Raka’at
Dalam Musnad ‘Ali bin Al Ja’d terdapat riwayat sebagai berikut.

حدثنا علي أنا بن أبي ذئب عن يزيد بن خصيفة عن السائب بن يزيد قال : كانوا يقومون على عهد عمر في شهر رمضان بعشرين ركعة وإن كانوا ليقرءون بالمئين من القرآن

Telah menceritakan kepada kami ‘Ali, bahwa Ibnu Abi Dzi’b dari Yazid bin Khoshifah dari As Saib bin Yazid, ia berkata, “Mereka melaksanakan qiyam lail di masa ‘Umar di bulan Ramadhan sebanyak 20 raka’at. Ketika itu mereka membaca 200 ayat Al Qur’an.” (HR. ‘Ali bin Al Ja’d dalam musnadnya, 1/413)
Syaikh Musthofa Al ‘Adawi mengatakan bahwa riwayat ini shahih.
Terlepas dari perbedaan pendapat di atas maka berapa rokaat kah yang akan kita kerjakan atau manakah yang lebih baik Sahabat muslim untuk masalah rokaat sholat tarawih maka hal yang paling baik ialah kita kembalikan ke dalam hati mana yang akan kita pilih ,saya sendiri terus terang memakai cara sholat tarawih yang pertama yaitu 11 rokaat dengan cara 4 +4 ditambah 3 witir dengan cara 4 rakaat sekali salam 2 kali  serta witir 3 rakaat sekali salam  sementara untuk sahabat muslim saya serahkan ke pada hati kalian masing masing 
Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Tarawih
Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan sendiri banyak sekali, diantaranya  bisa menghapus segala macam dosa, Diampuni segala dosa – dosanya jika dilakukan dengan khusyu, memperoleh pahala yang sangat banyak karena Bulan Ramadhan merupakan Bulan yg penuh berkah dan Dikabulkan segala macam doa – doa anda karena waktu yg mustajab ialah Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan. Adapun dalil dalam ke utamaan sholat tarawih sebagai  brikut

1.Hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانَا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْذنْبِه

“Barang siapa melakukan qiyam (lail) pada bulan Ramadhan, karena iman dan mencari pahala, maka diampuni untuknya apa yang telah lalu dari dosanya.”

Hadits Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu anhu,

إِِنَّ رَمَضَانَ شَهْرٌ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسلِمِيْنَ قِيَامَهُ فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِعيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنَْ الذُّنُوبْ كَيَوْم وَلَدَتْهُ أُمُّه

Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya.(HR : Ahmad, Ibnu Majah. Al Bazzar, Abu Ya’la dan Abdur Razzaqmeriwayatkannya dari Abu Hurairah.)

Tata Cara Shalat Tarawih

Untuk Tata Cara Shalat Tarawih sendiri dilakukan selama ibulan Ramadhan pada waktu malam hari setelah Shalat Isya sampai terbitnya Fajar atau sebelum masuk Shalat Subuh, Lebih baik dillakukan secara berjamaah di Masjid  sementara untuk jumlah rokaatnya seperti saya telah terangkan  diatas kembalikan ke pada keyakinan masing masing  namun yang paling harus di garis bawahi dalam mengerjakan sholat tarawih ialah jangan mengerjakan sholat tarawih secara tergesa gesa  lakukan secara  khusu dan hikmat hingga terasa banget makna dari sholat tarawih sesuai dengan namanya dinamakan tarawih yang artinya istirahat karena orang yang melakukan shalat tarawih beristirahat  setelah melaksanakan shalat empat raka’at.
Sementara bagi sahabat muslim yang terbiasa dengan sholat tarawih 11 rakaat ialah sebagai berikut

Sholat tarawih 11 rakaat dengan pola 4+4+3
Sesuai hadis dari aisyah
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat 4 raka’at, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka’atnya. Kemudian beliau melaksanakan shalat 4 raka’at lagi, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka’atnya .” (H.R. Bukhari).
Lalu cara pelaksanannya Yang pertama adalah niat di dalam hati bahwa kita akan mengerjakan sholat tarawih pertama 4 rakaat denagn cara  di awali dengan takbiratul ihram di akhiri dengan salam tanpa  takhiyatu awal lakukan hal itu dua kali jadi jumlahnya 8 rakaat setelah itu di lanjutkan dengan witir 3 rakaat sama seperti yang diatas yaitu niat untuk sholat witir 3 rakaat
Satu catatan sebelum kita mengerjakan sholat tarawih yaitu dengan mengerjakan sholat sunah yang ringan 2 rakaat

sesuai dengan hadis nabi sebagai berikut 
Aisyah mengatakan,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ لِيُصَلِّىَ افْتَتَحَ صَلاَتَهُ بِرَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika hendak melaksanakan shalat malam, beliau buka terlebih dahulu dengan melaksanakan shalat dua rak’at yang ringan.”

Dari sini menunjukkan bahwa disunnahkan sebelum shalat malam, dibuka dengan 2 raka’at ringan terlebih dahulu.
Sahabat muslim demikian cara shloat tarawih bila kita melihat atau mencari informasi mengenai sholat tarawih maka akan banyak bermunculan cara cara sholat tarawih yang justru membuat kita bingung karena mereka saling mengklaim bahwa hujah merekalah yang benar baik itu yang 11,13 20,21 36 dls maka itulah sebaiknya jangan membuat anda bingung sehingga membuat sahabat menjadi malas untuk mengerjakan shalat tarawih karena menurut saya mereka mempunyai dalil nya masing masing oleh sebab itu kembalikan lah kepada keyakinan kita masing masing manakah yang lebih kita yakini dan membuat kita khusu dalam mengerjakannya demikian uraian singkat dari saya akhir kata saya ucapkan terima kasih wasssalam

2016/05/25

Tata Cara Shalat Taubat

Tata Cara Shalat SunnahTaubat

cara shalat taubat

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

cara shalat taubat - Setiap insan tak pernah luput dari kesalahan  terlepas baik dia manusia yang beriman kuat maupun yang masih lemah baik dia berilmu maupun dia orang awam , sudah bisa di pastikan manusia pasti punya kesalahan hingga berbuah dosa  baik dosa besar maupun kecil, untuk itulah islam memberi tuntunan kepada manusia untuk bertaubat dari kesalahan salah satunya dengan melakukan shalat taubat yang akan saya jelaskan mengenai cara shalat taubat di bawah ini
 Shalat sunnat taubat adalah shalat sunnah yang di lakukan setelah kita melakukan sebuah kesalahan atau dosa baik itu dosa kecil maupun dosa besar dengan catatan kita berniat tidak akan mengulanginya lagi
Shalat sunnat taubat hukumnya adalah sunnat Mu’akkad. Maksudnya yaitu sunnat yang sangat di anjurkan oleh Rosulluloh Saw apa lagi jika kita telah berbuat dosa atau pun maksiat maka kita di anjurkan untuk melakukan sholat taubat ,Seperti yang telah di jelaskan  di dalam sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya  :

Tata Cara Shalat Taubat
Lalu apa sebenarnya taubat : taubat ialah mengikrarkan diri baik oleh hati maupun perbuatan kita untuk meninggalkan dosa dosa yang telah kita lakukan baik dosa kecil maupun dosa besar di sertai dengan beribadah kepada Allah Swt  dan juga kita merasa menyesal akan dosa dosa kita, belumlah di katakan taubat jika kita hanya bisa meninggalkan setiap perbuatan yang membawa dosa bila tidak di sertai dengan beribadah kepada Allah Swt

Tata cara sholat taubat

Tata cara sholat taubat sebenarnya sama seperti pada umumnya shalat yaitu di awali dengan takbirotul ihrom dan di akhiri dengan salam sementara jumlah rokaat nya 2 sampai enam rokaat dengan satu kali salam dalam 2 rokaat yang membedakannya hanya niat nya saja sementara waktu nya bebas kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk shalat dan alangkah baiknya di kerjakan di saat malam hari seperti setelah sholat isya agar lebih khusu dalam mengerjakan nya
Dan jika sahabat muslim terbiasa dengan memakai usholi maka di bawah ini adalah niat sholat taubat
“Ushalli sunnatat taubati rak’ataini lillahi ta’aalaa."
Artinya : Saya berniat shalat sunnat Taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Doa dan dzikir setelah shalat Taubat


Setelah selesai menjalankan shalat sunnat Taubat , maka kita di anjurkan untuk memperbanyak dzikir dan istighfar disertai perasaan/penyesalan yang mendalam sehingga tidak akan mengulangi perbuatan dosa atau maksiat seperti yang pernah kita perbuat sebelumnya alangkah baiknya lagi setelah kita memperbanyak dzikir dan istighfar kita juga membaca Al Quran.
 Sementara Doa dan dzikir setelah shalat Taubat adalah seperti di bawah ini 

 Perbanyak Istighfar :

 اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ 
Astaghfirullaahal’ azhiim
”Artinya : Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung. 
Bacalah sebanyak banyaknya semampu kitadan setelah itu jangan lupa membaca induk nya istigfar atau Sayyidul Istighfar seperti yang di terangkan dalam hadis berikut ini


Faedah dari bacaan ini adalah sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sabdakan dari lanjutan hadits di atas, “Barangsiapa yang membaca doa ini di sore hari dan dia betul-betul meyakini ucapannya, lalu dia meninggal dunia pada malam harinya, maka dia termasuk penghuni surga. Barangsiapa yang membaca doa ini di pagi hari dan dia betul-betul meyakini ucapannya, lalu dia meninggal dunia pada siang harinya, maka dia termasuk penghuni surga.” (Hadits Shahih. Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 6306 dan 6323), at-Tirmidzi (no. 3393), an-Nasa’i
Tata Cara Shalat Taubat
Dan bacaan Sayyidul Istighfaar dalam bahasa arab dan artinya adalah sebagai berikut :

 Artinya
Artinya :
Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan apa yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.
Sahabat muslim demikian penjelasan mengenai cara sholat taubat dan satu catatan lagi alangkah baiknya setelah kita melakukan hal di atas kita juga mengiringi dengan membaca Al Quran namun tidak terbatas setelah kita shalat taubat tetapi menjadi rutinas sehari hari sebagai perwujudan diri bahwa kita benar benar telah bertaubat kepada Allah Swt 
Sahabat Muslim sekian dari saya dan mohon maaf karena keterbatasan penulis dalam ilmu agama saya minta koreksinya jika terjadi kesalahan dan akhir kata saya ucapkan terima kasih wasssalam


2016/05/22

macam macam puasa sunnah

Macam - macam Puasa Sunnah

macam macam puasa sunnah

macam-macam puasa sunnah - Dalam islam puasa di bagi  menjadi 4 jenis, yaitu puasa wajib, puasa sunnah, puasa makruh, serta puasa haram. Namun sahabat muslim dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang puasa sunnah, yaitu tentang macam-macam puasa sunnah.
Seperti kita ketahui pengertian Puasa adalah menahan diri dari kegiatan makan dan minum, serta segala hal yang membatalkannya mulai dari terbit fajar hingga terbenam nya matahari, serta hal hal yang dapat membatalkan pahala puasa seperti mengupat orang lain , berbohong dan lain sebagainya, dan puasa mempunyai tujuan untuk semata mata mendapatkan keridhooal dar Allah Swt  Serta kita berharap pahala dari Allah Swt
Puasa sunnah mempunyai arti kata puasa dan sunnah sedangkan sunnah mempunyai makna bagi yang melaksanakannya akan mendapatkan pahala, dan bagi yang tidak melaksanakannya atau meninggalkannya tidak akan mendapatkan dosa.
Jadi bisa diartikan bahwa puasa sunnah adalah puasa yang tidak diwajibkan untuk dilakukan bagi umat islam, akan tetapi jika puasa tersebut dilakukan, maka akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Dengan puasa sunnah Kita bisa menemukan berbagai manfaat, salah satunya adalah dapat menjauhkan diri dari segala perbuatan maksiat yang pada akhirnya akan berujung pada datangnya siksa dari Allah SWT. Selain itu, puasa juga bermanfaat bagi kesehatan kita. Selama menjalankan puasa, seseorang dilatih untuk dapat menahan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak diperbolehkan selama menjalankan puasa, serta membantu kita untuk menahan hawa nafsu.puasa sunah juga dapat menghapus dosa dosa kita di masa lalu seperti  dalam  sabda dalam hadis berikut ini 
Dari Abu Qatadah Al Anshari Radhiallahu Anhu, ia berkata yang artinya:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari ‘Asyura`, beliau menjawab: “Ia akan menghapus dosa-dosa sepanjang tahun yang telah berlalu.” (HR. Muslim no. 1162)
selain itu juga banyak fadilah  atau manfaat dari puasa sunnah selain kita semakin  mendekatkan diri kepada Allah SWT juga salah satunya untuk kesehatan kita banyak sekali di jaman sekarang para ahli kesehatan  yang telah membuktikan kehebatan tentang puasa seperti dapat mengeluarkan racun dalam tubuh melancarkan sistem pencernaan mengatasi masalh peradangan dan lain sebagainya

Dan di bawah ini adalah penjelasan mengenai macam-macam puasa sunnah :

1.  Puasa Senin – Kamis
Puasa senin kamis merupakan puasa sunnah yang paling sering dikerjakan oleh Rasulullah sholallahu Alaihi Wassalam. Seperti tertuang dalam hadis  di bawah ini
Dari Abu Harrairah Radiallahu Anhu pernah berkata:
Bahwasanya Rasulullah SAW adalah orang yang paling banyak berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” Dan ketika Rasulullah ditanya tentang alasnnya, Beliau bersabda “Sesungguhnya segala amal perbuatan dipersembahkan pada hari Senin dan Kamis, maka Allah akan mengampuni dosa setiap orang muslim atau setiap orang mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan.” Maka Allah pun berfirman “Tangguhkan keduanya.” (HR. Ahmad)
Puasa sunah Senin – Kamis di anjurkan di karenakan pada hari itu manusia perbuatan kita diperiksa oleh malaikat sehingga saat kita di periksa amalan kita maka malaikat mendapati kita sedang beribadah kepada Allah dalam bentu puasa seperti dalam hadis di bawah ini
“Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Tirmidzi)
Adapun niat puasa senin kamis adalah :
•    “NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAII SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA” yang artinya “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.”
•    “NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA” yang artinya “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”

2. Puasa Arafah

Untuk puasa Arafah hukum nya sunnah muakkad  Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji. Dalam sebuah hadist Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalah telah bersabda yang artinya:
 “Tiada amal yang soleh yang dilakukan pada hari-hari lain yang lebih disukai daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama dalam bln Dzulhijjah).” (Hadist Riwayat al-Bukhari).
Dalam hadis lain dalam ke utamaan puasa arafah
"Dan puasa pada hari Arafah –aku mengharap dari Allah- menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram) –aku mengharap dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu.” [Shahih riwayat Imam Muslim, Abu Dawud , Ahmad , Baihaqi, dan lain-lain]
•    Adapun niat dalam melakukan puasa arafah adalah “Nawaitu ashoumul arafah lilyaumil ghoddi lillahi Ta’ala.” artinya “Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala”

3.Puasa ‘Assyuro’
Puasa Assyuro’ adalah puasa sunah yang di kerjakan pada hari ke-10 dari bulan Muharrom.sementara hukum puasa ini  adalah sunnat muakkad.

“Dari Ibnu ‘Abbas r.a, bahwa Rasulullah saw melakukan puasa pada hari ‘Asyura dan beliau memerintahkan untuk melakukannya”(Muttafaq ‘alaih)
Walaupun dalam hadis ini di jelaskan kata memerintahkan  Imam Bukhori dan Imam Muslim berpendapat bahwa kata “memerintahkan” pada hadits tersebut hukumnya tidak sampai derajat wajib, tetapi sunat.
Keutamaan puasa ini adalah seperti yang dalam hadis  muslim di bawah ini
Dari Ibn Qatadah r.a, bahwa Rasulullah saw ditanya soal puasa pada hari ‘Asyura. Beliau bersabda bahwa puasa hari ‘Asyura bisa mengkafarati dosa (kecil) selama satu tahun ke belakang”.
(HR Muslim)

 Nabi sholallohu ‘alaihi wasssalam memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari Assyuro’ ini dan mengiringinya dengan puasa 1 hari sebelum nya yaitu pada tanggal 9 nya yang di namakan dengan Puasa Tasu’a..Hal ini bertujuan untuk membedakan  umat Yahudi dan Nasrani yang hanya berpuasa pada hari ke-10.

4.Puasa Sya’ban
 “Adalah Rasulullah saw  berpuasa sampai kami katakan beliau tidak pernah berbuka. Dan beliau berbuka sampai kami katakan beliau tidak pernah berpuasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).
Disunnahkan melakukan puasa sunah pada bulan Sya’ban. di karenakan Keutamaan: bulan ini adalah bulan di mana semua amal diangkat kepada Robb semesta seperti dalam hadis di bawah ini
Dari Usamah bin Zaid ra, dia berkata:
“Saya berkata: “Ya Rasulullah, saya tidak pernah melihatmu berpuasa dalam suatu bulan dari bulan-bulan yang ada seperti puasamu di bulan Sya’ban.” Maka beliau bersabda: “Itulah bulan yang manusia lalai darinya antara Rajab dan Ramadhan. Dan merupakan bulan yang di dalamnya diangkat amalan-amalan kepada rabbul ‘alamin. Dan saya menyukai amal saya diangkat, sedangkan saya dalam keadaan berpuasa.” (HR. Nasa’i)
5. Puasa 3 Hari pada Pertengahan Bulan
Puasa ini di kerjakan pada pertengahan bulan dan puasa ini juga di sebut puasa Ayyamul Bidh, di mana pelaksanaan nya adalah di 3 hari setiap pertengahan bulan, yaitu tanggal 13,14, dan 15.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad, an-Nasai, dan at-Tirmidzi, Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda:
“Wahai Abu Dzarr, jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah.”
Adapun niat puasa sunnah ini adalah “Nawaitu shauma ghodiin an ada’i sunnatun ayyamil Biidh lilahi ta’ala.”
Yang artinya “saya niat berpuasa sunah hari putih karena Allah Ta’ala.”

6. Puasa Daud
Puasa daud adalah puasa sunnah yang dilakukan secara bergantian atau selang-seling, yaitu sehari kita berpuasa dan sehari kita tidak berpuasa puasa ini sangat di anjurkan oleh Rosulluloh Saw semetara dalil mengenai puasa daud adalah
 Dari Abdullah bin Amru radhialahu ‘anhu, Rasulullah holallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda:
“Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah (yang dinamakan) puasa Daud ‘alaihissalam dan ini adalah puasa yang paling afdhal. Lalu aku berkata, sesungguhnya aku mampu untuk puasa lebih dari itu, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “Tidak ada puasa yang lebih afdhal dari itu. ” (HR. Bukhari No : 1840)
•    Adapun niat dalam menjalankan puasa sunnah Daud adalah “Nawaitu shauma daawuda sunnatal lillahi ta’aala.” Yang artinya “Saya niat puasa Daud, sunnah karena Allah ta’ala.”

7. Puasa di Sembilan Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
Sahabat  muslim jika kita ingin pahala puasa selama satu tahun penuh maka hendaklah sahabat muslim mengerjakan puasa ini karena mengerjakan puasa di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah pahalanya sama seperti kita berpuasa selama setahun penuh bahkah  kita mengerjakan sholat setiap malam yang sebanding dengan sholat pada malam Lailatul Qodar.
Adapun dalil dari pada puasa sunnah ini adalah
Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda, yang artinya:
”Tiada sebarang hari pun yang lebih disukai Allah dimana seorang hamba beribadat di dalam hari-hari itu daripada ibadat yang dilakukannya di dalam 10 hari Zulhijah. Puasa sehari di dalam hari itu menyamai puasa setahun dan qiamulail (menghidupkan malam) di dalam hari itu seumpama qiamulail setahun.”
Sementara keutamaan puasa ini adalah Di ibaratkan seperti orang yang sedang beribadah dan berpuasa selama satu tahun dan di karena kan kita di ibaratkan puasa satu tahun maka do’a-do’a kita akan mudah dikabulkan Allah SWT.karena saat kita berdoa seolah olah kita lagi berpuasa dan masih banyak lagi keutamaan dari puasa ini

8. Puasa Syawal
6 hari berpuasa pada bulan syawal merupakan sunnah Nabi Muhammad Sholallahu alaihi Wassalam. Adapun untuk pelaksanaannya bisa dilakukan secara berurutan maupun secara terpisah.
Keutamaan menjalankan puasa sunnah di enam hari pada bulan syawal adalah sesuai dengan hadist nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam yang artinya:
“Siapa saja yang berpuasa Ramadan, kemudian diikuti puasa enam hari bulan Syawal, maka itulah puasa satu tahun.” (HR. Ahmad dan Muslim).
Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda
, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.”  (HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).
•    Untuk menjalankannya ibadah puasa sunnah syawal, niatnya adalah “Nawaitu sauma ghodin an sittatin min syawalin sunattan lillahi taala.”

9. Puasa di Bulan-bulan Haram (Asyhurul Hurum)

Ini merupakan puasa sunnah yang dilakukan di bulan-bulan haram, yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharrom, dan Rojab. Mengapa demikian? karena bulan bulan tersebut dimaksudkan untuk melepas sesuatu yang haram (meninggalkan sesuatu perbuatan yang haram) dan mengamalkan puasa dan ibadah-ibadah lain pada bulan-bulan tersebut.

Dari Abi Bakrah RA bahwa Nabi SAW bersabda:

“Setahun ada dua belas bulan, empat darinya adalah bulan suci. Tiga darinya berturut-turut; Zulqa’dah, Zul-Hijjah, Muharam dan Rajab”. (HR. Imam Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Ahm 



Hal Hal Yang Harus Di Ketahui Tentang  Melakukan Puasa Sunnah

  1. Boleh berniat puasa sunnah setelah terbit fajar jika belum makan, minum dan selama tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Berbeda dengan puasa wajib maka niatnya harus dilakukan sebelum fajar.. 
  2. Boleh menyempurnakan atau membatalkan puasa sunnah. Dalilnya adalah hadits ‘Aisyah diatas. Puasa sunnah merupakan pilihan bagi seseorang ketika ia ingin memulainya, begitu pula ketika ia ingin meneruskan puasanya. Inilah pendapat dari sekelompok sahabat, pendapat Imam Ahmad, Ishaq, dan selainnya. Akan tetapi mereka semua, termasuk juga Imam Asy Syafi’i bersepakat bahwa disunnahkan untuk tetap menyempurnakan puasa tersebut
  3.  Seorang istri tidak boleh berpuasa sunnah sedangkan suaminya bersamanya kecuali dengan seizin suaminya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang wanita berpuasa sedangkan suaminya ada kecuali dengan seizinnya.” (HR. Bukhari no. 5192 dan Muslim no. 1026)

Demikian penjelasan mengenai macam-macam puasa sunnah semoga dengan lebih banyak mengenai ilmu dalam islam dalam kesempatan kali ini yaitu tentang puasa sunnah kita terinovasi untuk menjadi muslim yang benar benar muslim yang taqwa kepada  Allah SWT
oke sahabat muslim akhirkat saya ucapkan terima kasih atas kunjungnny di blog ini wassalam


2016/05/18

Doa Sholat Hajat


Doa Sholat Hajat
Doa Sholat Hajat – Sebagai insan yang tak luput dari segala keterbatasan maka  manusia pasti memiliki kebutuhan dan keinginan di dalam dunia ini, dan hal itu sebuah kewajaran selama tidak bertentangan dengan syariat  islam apalagi justru keinginan itu dilandasi karena keinginan lebih dekat dengan Tuhan Robb alam semesta ini, seperti kita menginginkan sebuah pekerjaan agar bisa punya penghasilan hingga bisa bersedekah dan tidak menyusahkan orang tua hal itu adalah sebuah kebaikan Bagi sesorang yang beriman,  tentunya segala kebutuhan hidup serta keinginan tersebut, tidak serta merta selalu ditempuh melalui jalan usaha secara praktis belaka. Namun, ia akan terlebih dahulu mengadukannya kepada Allah SWT, salah satunya dengan cara melakukan Shalat Hajat.

doa sholat hajat

Shalat Hajat adalah shalat sunat yang dikerjakan karena seseorang mempunyai maksud atau keperluan dan berharap Allah SWT mengabulkannya. Hajat atau keperluan ini ada yang kepada Allah SWT
Shalat Hajat, ditetapkan atau disyariatkan bagi  yang sedang memiliki kebutuhan atau permasalahan. Dan tentunya, ini lebih khusus  dibandingkan dengan shalat-shalat lain dan memiliki suatu keistimewaan sendiri dari Allah dan Rasulullah saw karena mengikuti sunah rosul
sholat hajat sebenarnya gak jauh berbeda dengan sholat umumnya dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 raka’at dengan salam setiap 2 rakaat. Shalat ini dapat dilakukan kapan saja asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan

Tata cara dan doa sholat hajat

Yang harus dilakukan dalam sholat hajat sama dengan sholat yang lainnya  ialah niat terlebih dahulu, dan bagi sahabat muslim yang terbiasa dengan memakai usholi berikut  ini bacaan usholi

Ushallii sunnatal haajati rak’aataini lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku berniat shalat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
setelah itu 
  • Membaca do’a iftitah
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca salah satu surat didalam Al-Qur’an. Afdhalnya rokaat pertama membaca surat Al-Ikhlas dan rokaat kedua membaca ayat kursi (Surat Al-Baqarah : 255)
  • Ruku’ seperti biasa kita sholat dengan membaca Tasbih tiga kali
  • I’tidal dengan membaca bacaannya
  • Sujud dengan membaca Tasbih 3 kali
  • Duduk diantara dua sujud dengan membaca bacaannya
  • Sujud dengan membaca Tasbih 3 kali
    Setelah rokaat pertama, lakukan rokaat kedua sebagaimana cara di atas, kemudian tasyahud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.

Dzikir dan Do’a Shalat Hajat

Setelah selesai Shalat Hajat, dianjurkan membaca istighfar 100x, seperti kalimat istigfar yang biasa kita baca atau istigfhar sebagai berikut:
 Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi
Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.

Setelah itu  lalu membaca shalawat nabi 100x, yakni:

Allahuma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatarridhaa wardha ‘an ashaabihir ridhar ridhaa.

Artinya: “Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas jungjunan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridhai, dan diridailah daripada sahabat-sahabat sekalian.”

Do’a Shalat Hajat


Tata cara doa sholat hajat

Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin Laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.”

Setelah itu, mohonlah kepada Allah apa yang kita inginkan, insya Allah, Allah mengabulkannya. Amin.

Demikian sahabat muslim penjelasan mengenai bacaan serta tata cara dalam melakukan Sholat Hajat, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk pembaca semua, dan setelah melakukan Shalat Hajat tersebut semoga apa yang anda inginkan dapat dikabulkan oleh ALLAH SWT, Amien

2016/05/09

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud -  Sholat Tahajud adalah  yang di kerjakan di malam hari dengan syarat sudah tidur di malam hari walau hanya sebentar saja karena jika tidak tidur bukan di katakan Sholat Tahajud tapi tercatat sebagai shalat sunnah biasa karena  para ulama membagi shalat malam itu menjadi dua, yaitu Qiyamullail dan Tahajjud, Qiyamullail lebih umum dari Tahajjud, Qiyamullail adalah shalat malam boleh tidur dulu atau tidak tidur dulu, namun untuk shalat Tahajjud harus tidur terlebih dahulu.
adapun dalil mengenai shalat tahajud adalah sebagai berikut

Firman Allah SWT yang artinya :

Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji” (QS. Al Isra 79)
Ayat ini menjelaskan  kepada kita sebuah perintah untuk mengerjakan sholat tahajud di malam hari. Sholat tahajud dalam ayat tersebut dimaksudkan sebagai ibadah tambahan buat kita. Walaupun  perintah di sini bukan berarti wajib, hukum mengerjakan sholat tahajud tetap sunnah.
Sementara dalam dalam hadis nabi menjelaskan
 Dari Amr bin Abasah r.a. berkata: Aku berkata, Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? beliau bersabda :
 “Pertengahan malam yang terakhir, maka sholatlah sesukamu, karena sholat tersebut disaksikan dan dicatat hingga kamu sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)

Dan dalam hadis yang lain di ceritakan Rasulullah SAW bersabda:
Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)

Yang dimaksud dengan sholat malam antara lain sholat tahajud, shalat witir sholat tarawih.

Sebenarnya masih banyak sekali ayat Alquran maupun hadits yang menjelaskan tentang sholat tahajud. Namun beberapa ayat dan hadits di atas sudah cukup untuk membuat kita yakin dengan kesunnahan dan keutamaan shalat tahajud.
Setelah kita mengetahui dalil tentang keutamaan sholat tahajud maka timbulah pertannyaan bagaimana cara mengerjakan sholat tahajud dan di bawah ini adalah penjelasan mengenai Tata Cara Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud
1. Waktu sholat tahajud

Sholat tahajud di kerjakan setelah ‘isya hingga menjelang shubuh dengan persyaratan yang telah saya jelaskan di atas adapun waktu shalat tahajud di bagi menjadi 3 bagian yaitu

  1. Waktu Sepertiga Pertama ialah  kira – kira dari jam 19.00 malam sampai dengan jam 22.00 malam (Waktu Saat Utama), 
  2. Waktu Sepertiga Kedua ialah kira – kira dari jam 22.00 malam sampai dengan jam 01.00 pagi (Waktu ini saat yang lebih utama) 
  3. Waktu Sepertiga Ketiga ialah waktu kira – kira dari jam 01.00 pagi sampai dengan sebelum masuknya waktu shubuh (Waktu yang paling sangat utama).dan sangat di anjuurkan oleh Rasullulah Saw
2. Rakaat sholat tahajud 

Untuk jumlah rakaat sholat tahajud  minimal dikerjakan sebanyak dua rakaat, sementara maksimal nya ada yang mengatakan 12 ada juga tanpa batas namum yang sering di lkukan oleh Rasullulah yang mana sering di saksikan sendiri oleh istri beliau yaitu Aisyah Ra adalah 11 rakaat  sebagaimana hadist di bawah ini

 ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata dalam  riwayat Al-Bukhary dan Muslim :

“Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam tidaklah menambah pada (bulan) Ramadhan dan tidak pula pada selain Ramadhan lebih dari sebelas raka’at. Beliau sholat empat (raka’at) jangan kamu tanya tentang baiknya dan panjangnya, kemudian beliau sholat empat (raka’at)n jangan kamu tanya tentang baiknya dan panjangnya kemudian beliau sholat tiga (raka’at)”

Dan cara mengerjakannya 4 +4+ 3 witir sehingga jumlahnya menjadi 11 rakaat  Yaitu 4 rakaat dengan sekali salam tanpa tahiyat awal di tambah 4 rakaat lagi sepert semula dan juga tanpa tahuyatul awal setelah itu  di tambah  3 witir  juga tanpa tahiyat awal sehingga jumlahnya menjadi 11 rakaat 
Karena menurut saya Perkataan Aisyah " Beliau shalat 4 rakaat " ini menunjukan 4 rakaat yang dikerjakan Nabi dengan 1 kali salam , karena sesudah itu Aisyah mengatakan TSUMMA yang artinya KEMUDIAN. perkataan tsumman diletakan sesudah menyebutkan 4 rakaat , menunjukan bahwa 4 rakaat itu dikerjakan dengan 1 kali salam

Sementar cara yang lain ada yang mengerjakan 2 rakaat sekali salam seperti dalam hadis berikut ini diriwayatkan dari Abu Dzi’b, dari Ibnu Syihab, dari ‘Aisyah, beliau berkata,

كان رسول الله  – صلى الله عليه وسلم –  يصلى بالليل إحدى عشرة ركعة بالوتر، يسلم بين كل ركعتين.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat malam sebanyak 11 raka’at dan sudah termasuk witir dan beliau salam setiap dua raka’at."

Memang cara melakukan dan jumlah sholat rakaat banyak yang berbeda pendapat namun karena itu jangan membuat kita bingung hingga tidak mengerjakan sholat tahajud karena pendapat mereka memang mempunyai dalil masing masing sehingga kita kembalikan pada keyakinan kita mana yang akan kita ambil cara mengerjakannya seperti saya bila melakukan tahajud maupun sholat tarawih adalah 4 takaat sekali salam tanpa tahiyat awal di tambah 4 dan witir 3 rakaat sementara untuk sobat silahkan terserah karena pada intinya mereka para ulama yang berbeda pendapat tentang rakaat dan cara shoalat nya
Mempunyai dalil dan argument masing masing oleh karena itu semuanya di kembalikan kepada kita sesuai mana yang lebih kita yakini

3. Gerakan dan Bacaan Sholat Tahajud

Sebenarnya  untuk gerakan sholat tahajud tidak ada perbedaan dengan sholat pada umum nya hanya terletak pada niatnya saja, yaitu di awali dengan takbitotul ihrom dan di akhiri dengan salam   dan bagi sobat yang terbiasa menggunakan niat dengan memakai usholi di bawah ini adalah niatnya 
Lafadh niat sholat tahajud adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنّةَ التَهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ ِللَهِ تَعَاليَ

Artinya:
Aku niat shalat sunnah tahajjud dua raka’at karena Allah ta’ala.
 Begitu juga dengan bacaan dalam shalat tahajud, tidak ada perbedaan dengan shalat lainnya. Bacaan wajib dalam shalat yaitu: takbiratul ihram, alfitahah, tasyahud akhir dan salam. Setelah membaca Alfatihah, disunnah kan untuk membaca surat Alquran.

4. Doa dan dzikir setelah Sholat Tahajud
 Untuk dzikir tahajud mungkin sama dengan dzikir sholat pada umumnya namun di karenakan malam sepertiga malam adalah waktu mustajab  hendaklah kita memperbanyak istigfar minimal 100 kali seperti penjelasan dalam hadis di bawah ini Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
yang artinya 
Allah Subhanahu wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Kemudian Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku ijabahi doanya, siapa yang meminta-Ku akan Aku beri dia, dan siapa yang minta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni dia.” (HR. Bukhari 1145, Muslim 758, Abu Daud 1315, dan yang lainnya).

Dan doa khusus tahajud adalah di bawah ini
Doa Sesudah Shalat Tahajud

 اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ
Artinya 
Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau yang mengatur langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau pencipta langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Engkau Maha benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar. Surga itu benar, neraka itu benar, dan kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku pasrah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal, hanya kepada-Mu aku bertaubat, hanya dengan petunjuk-Mu aku berdebat, hanya kepada-Mu aku memohon keputusan, karena itu, ampunilah aku atas dosaku yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan sembunyi-sembunyi maupun yang kulakukan terang-terangan. Engkau yang paling awal dan yang paling akhir. Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau." (HR. Ahmad 2710, Muslim 769, Ibn Majah 1355).

 Demikian penjelasan tentang Tata Cara Sholat Tahajud jika ada kesalahan dalam materi yang telah saya jelaskan di atas silahkan berkomentar di bawah mungkin kita bisa memperbaiki nya . sekian dari saya semoga  kita menjadi Muslim yang lebih baik dan di Ridhonya wabillahi taufiq walhidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh