Tampilkan posting dengan label wajib. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label wajib. Tampilkan semua posting

2016/08/19

Tuntunan Shalat Lengkap

Tuntunan Shalat Lengkap
 Setiap muslim pasti mengenal dengan kata Shalat karena shalat adalah sebuah kewajiban yang telah di ajarkan oleh islam dan termasuk rukun islam ke dua setelah sahadat, ada 2 macam shalat yang di ajarkan dalam islam yaitu shalat fardu atau yang sering di kenal dengan shalat wajib dan  shalat sunnah dan yang akan saya bahas kali ini tentang  Tuntunan Shalat Lengkap atau kata lain tata cara shalat yang sesuai dengan tuntunan Nabi  Muhammad Saw

Adapun dalil tentang shalat bannyak sekali dianataranya adalah di dalam surat An-Nur

وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ لَعَلَّڪُمۡ تُرۡحَمُونَ (٥٦)
Artinya Dan dirikanlah shalat , tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.
وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرۡكَعُواْ مَعَ ٱلرَّٲكِعِينَ ٤٣
 Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'
[Q.S Al Baqarah 2 : 43]
Dan masih banyak lagi dalil tentang keutamaan shalat baik dari al quran maupun dari hadist

Pengertian Shalat

Kata Shalat secara Etimologis, berarti do’a. Adapun shalat secara Terminologis, adalah seperangkat perkataan dan perbuatan yang dilakukan dengan beberapa syarat tertentu., dimulai dengan  takbir dan diakhiri dengan salam.

Tuntunan Shalat Lengkap ( Tata cara shalat )
1. wudhu
 sebelum kita shalat maka kita harus bebas dahulu dari hadas kecil dan besar dan satu kewajiban sebelum shalat ialah bersuci atau ber wudhu lalu kita lanjutkan dengan shalat

2. Niat Dan Takbir 
Pada saat niat, badan berdiri tegak menghadap kiblat, kedua tangan lurus di sis badan, mata melihat ke tempat sujud. Sebelum salat dimulai, terlebih dahulu berniat hendak salat. Niat salat harus disesuaikan dengan salat yang hendak dikerjakan. Berikut adalah lafal-lafal niat.
Niat dalam hati sesuai dengan shalat yang akan di kerjakan sambil berdiri menghadap kiblat adapun niat nya sebagai berikut

Niat shalat sesuai dengan waktu shalat
a. Niat salat subuh (dua rakaat)

“Ushalli Fardladh shub-hi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.”
Artinya : “Aku sengaja shalat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”
b. Niat salat zuhur (empat rakaat)

“Ushalli Fardlal dzuhri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.”
Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

c. Niat salat asar (empat rakaat)

“Ushalli Fardlal ‘ashri arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.”
Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Ashar empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”
d.  Niat salat magrib (tiga rakaat)

“Ushalli Fardlal Maghribi tsalatsa rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.”
Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah”

e.  Niat salat isya (empat rakaat)

“Ushalli Fardlal Isyaa-i arba’a rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (makmuman/imamam) lillahi ta’ala.”
Artinya : “Aku sengaja shalat fardu Isya’ empat rakaat menghadap kiblat (makmum/imam) karena Allah

Lalu mengangkat ke2 belah tangan serta membaca takbirotul ihram ( "ALLOOHU AKBAR" )
Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekap kan pada dada. Kemudian membaca doa iftitah. sebagai berikut
BersedekapSetelah takbir kita  Bersedekap yaitu meletakkan tangan di atas dada. Tangan kanan di atas tangan kiri. Pada saat bersedekap membaca doa iftitah,

Doa Iftitah

Tuntunan Shalat Lengkap

Allahu Akbaru kabira walhamdu lillahi kathira wasubhanallahhi bukratau waasila. Inni Wajjahtu wajhia lillazi fataras sama wati wal ardha hanifam muslimaw wama ana minal musyrikin. Inna solati wanusuki wamahyaya wammamati lillahi rabbil’alamin. La syarikalahu wabiza lika umirtu wa ana minal muslimin.

Artinya:
Allah Maha Besar sebesar-besarnya. Dan puji-pujian bagi Allah sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah siang dan malam. Kuhadapkan mukaku, kepada yang menjadikan langit dan bumi, aku cenderung lagi berserah kepada Allah dan bukanlah aku dari golongan orang-orang yang menyekutukan Allah. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku kuserahkan hanya pada Allah tuhan seru sekelian alam. Sekali-kali tidaklah aku menyekutukanNya . Dan dengan demikian aku ditugaskan, dan aku adalah dari golongan orang-orang Muslim (Islam).

Atau doa iftitah yang lainnya sebagai berikut


Tuntunan Shalat Lengkap
 Allaahumma baa`id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'adta bainal-masyriqi wal-maghrib.
Allaahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqatstsaubul-abyadhu ininad-danasi.
Allaahummaghsilnii min khathaayaaya bil-maa'i wats-tsalji wal-barad.

"Ya Alloh, jauhkanlh aku daripada kesalahan dan dosa sebagairnana Engkau telah menjawuhkan antara t i m u r  &  b a r a t.
Ya Alloh, Ya Tuhan kami, bersihkanlh aku dr sgala kesalahan & dosa sebagaimana bersihnya kain putih dari segala kotoran.
Ya Alloh, Ya Tuhan Kami, sucikanlah sgala kesalahan-ku dgn air, salju & air embun se-bersih-bersihnya
. "
3. Setelah itu membaca Al fatihah

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (١
ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ (٢) ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (٣) مَـٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ (٤) إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ (٥) ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٲطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ (٦) صِرَٲطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ (٧)
  1. "Bismillahirrahmanirrahim"
  2. Alhamdulillahi rabbil alamin,
  3. Arrahmaanirrahiim
  4. Maaliki yaumiddiin,
  5. Iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin,
  6. Ihdinashirratal mustaqim,
  7. shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi alaihim waladhaalin,
 Artinya 
  1.  "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
  2. "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".
  3. "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
  4. "Yang menguasai di Hari Pembalasan".
  5. "Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan".
  6. "Tunjukilah kami jalan yang lurus",
  7. "(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat".
 4. Membaca salah satu surat. ayat dalam Al Qur'an
setelah membaca surat al fatihah kita di sunnah kan membaca surat surat yang kita hafal di dalam Al Quran Misalkan surat Alkhlas ,Al Kapirun ,Al Waqiah dls.( satu ayat pun di perbolehkan )

5. Rukuk

Abu Humaid As Sa’idiy berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda

فَإِذَا رَكَعَ أَمْكَنَ كَفَّيْهِ مِنْ رُكْبَتَيْهِ وَفَرَّجَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ

“Jika ruku’, beliau meletakkan dua tangannya di lututnya dan merenggangkan jari-jemarinya.” (HR. Abu Daud no. 731. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Gerakan rukuk dimulai dengan mengangkat kedua tangan seperti tahbiratulihram. Rukuk adalah membungkuk  dengan tangan ditekankan di lutut sehingga punggung dan kepala sama rata dengan jari-jari direnggangkan. Mata melihat ke tempat sujud. lalu membaca dalam rukuk membaca doa berikut.

Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih .( dibaca  3 x )
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.
6. Iktidal
Gerakan iktidal adalah bangun dari rukuk dan berdiri tegak. Ketika bangun dari rukuk, kedua tangan diangkat setinggi bahu atau daun telinga sambil membaca. sami’allaahu liman hamidah (Semoga Allah Mendengar ( Menerima ) Pujian Orang Yang Memuji-Nya ( Dan Membalasnya ).
Sesudah badan berdiri tegak dilanjutkan membaca doa berikut

Tuntunan Shalat Lengkap
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL ‘ULARDHI WA MIL ‘UMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.
Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

7. Sujud
Sujud adalah gerakan merunduk hingga muka, dahi, dan hidung menempel di tempat sujud. Kedua tangan berada di samping kiri dan kanan badan. Kedua telapak tangan diletakkan ditempat sujud sejajr dengan bahu, kedua siku direnggangkan. Kedua ujung kaki ditegakkan menghadap kiblat. Sujud dapat didahului dengan meletakkan tangan terlebih dahulu sambil membaca takbir. Sujud boleh juga dengan mendahulukan lutut terlebih dahulu. Pada saat sujud membaca doa sujud seperti berikut.

SUBHAANA RABBIYAL A‘LAA WA BIHAMDIH. – 3 x
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya.

8. Duduk diantara dua Sujud

Duduk diantara dua sujud adalah kaki kanan ditegakkan, kaki kiri dijadikan alas duduk. Kedua tangan diletakkan di atas paha ujung lutut. Doa yang dibaca pada saat duduk diantara dua sujud adalah
Tuntunan Shalat Lengkap
RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII WA’AAFINII WA’FU ‘ANNII.
Ya Tuhanku ! Ampunilah Aku, Kasihanilah Aku, Cukupkanlah ( Kekurangan )-Ku, Angkatlah ( Derajat )-Ku, Berilah Aku Rezki, Berilah Aku Petunjuk, Berilah Aku Kesehatan Dan Maafkanlah ( Kesalahan )-Ku.

9. Duduk Tasyahud Awal

Duduk tasyahud awal dilakukan setelah sujud kedua pada rakaat kedua, kecuali salat yang jumlah rakaatnya hanya dua. Duduk tasyahud awal adalah duduk seperti duduk diantara dua sujud. Sedangkan telapak kaki kanan ditegakkan dan jari-jari kaki kanan menekan ke lantai, adapun kaki kiri dibentangkan di lantai sebagai alas duduk. Kedua tangan diletakkan di atas paha ujung lutut, telunjuk jari tangan kanan menunjuk ke kiblat. Duduk tasyahud awal disebut duduk iftirasy. Duduk tasyahud awal dimulai dari bangkit setelah sujud sambil mengucapkan takbir, kemudian tasyahud awal. Doa yang dibaca pada saat duduk tasyahud awal adalah

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatu lillaah assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadadillaahish shaalihiin asyhadu allaa ilaaha illallaah. wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad.

10. Duduk Tasyahud Akhir
Duduk tasyahud akhir disebut duduk tawaruk. Cara duduk tasyahud akhir adalah telapak kaki kanan ditegakkan dan jari-jari kakinya menekan ke lantai, sedangkan kaki kiri dijelujurkan di bawah kaki kanan. Doa yang dibaca pada saat duduk tasyahud akhir adalah

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatu lillaah, assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadadillaahish shaalihiin, asyhadu allaa ilaaha illallaah. wa asyhadu anna muhammadar rasuulullaah, allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammad, kamaa shallaitaa ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim, wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammad, kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid. yaa muqallibal quluub. tsabbit qalbii ‘alaa diinik

11. Salam
Salam merupakan sebuah tanda berakhirnya gerakan sholat, salam dilakukan dalam posisi duduk tasyahhud akhir. Gerakan salam adalah dengan menolehkan wajah ke kanan seraya mengucapkan do’a salam kemudian ke kiri.  Doa salam sebagai berikut:

As Salamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh- As Salamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.

Demikian penjelasan mengenai Tuntunan Shalat Lengkap dan jika ada kekeliruan atau pun kesalahan dalam penulisan saya harap koreksi nya dan saya tunggu dalam kolom komentar sekian dari saya terima kasih